Warga Perbatasan Sambas Serahkan Senjata Api Ilegal Secara Sukarela ke Satgas Pamtas

KompasReal.id

- Editor

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Kalimantan Barat – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani melalui Pos Sei Bening menerima penyerahan satu pucuk senjata api jenis Bowman dari warga setempat di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Minggu (5/7/2026).

Senjata tersebut diserahkan secara sukarela oleh warga berinisial AM (47 tahun), yang bekerja sebagai petani di Desa Sungai Bening, Kecamatan Sajingan Besar.

Langkah ini diambil setelah personel Pos Sei Bening rutin melaksanakan komunikasi sosial dan penyuluhan mengenai bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin serta risiko hukum yang diancamkan.

Barang yang diserahkan berupa senjata api jenis Bowman kaliber 12 mm dalam kondisi utuh, namun tidak memiliki nomor identifikasi dan tidak disertai amunisi.

Personel Satgas telah mendata identitas penyerah, mendokumentasikan kegiatan, serta mengamankan senjata tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Selanjutnya, barang bukti akan diproses secara administrasi dan dilaporkan kepada komando atas untuk penanganan lanjutan.

Komandan Satgas menyambut baik langkah kepercayaan yang ditunjukkan warga. “Kami terus mengajak seluruh masyarakat di wilayah perbatasan untuk bersama-sama menjaga keamanan. Jangan menyimpan maupun menggunakan senjata api ilegal, demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan kondusif bagi semua,” ujarnya. (r)

Baca Juga :  Bobby Nasution Siap Penuhi Panggilan Sidang Korupsi Proyek Jalan, KPK Sebut Permintaan Hakim Hal Lumrah

Editor : Paruhum

Sumber Berita: Penerangan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani,

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan
Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan
LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak
Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom
Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin
Marini Juliana Hutabarat Dilantik Pimpin GAMKI Kota Padangsidimpuan Periode 2026–2029
Usai Diberikan Pemahaman Hukum, Warga Perbatasan Sambas Lepas Senjata Tanpa Izin
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Kendaraan dan Lapak di Kotapinang, Dua Orang Meninggal
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:34 WIB

Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:45 WIB

Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:01 WIB

LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:57 WIB

Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom

Senin, 6 Juli 2026 - 23:16 WIB

Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin

Berita Terbaru