PT TPL Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan

Redaksi

- Editor

Kamis, 27 November 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Tapanuli Selatan – PT Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) Sektor Tapanuli Selatan bergerak cepat menyalurkan bantuan untuk korban banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Selatan akibat cuaca ekstrem. Aksi tanggap darurat ini dilakukan selama dua hari berturut-turut, mulai 26 November hingga 27 November 2025, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Pada hari pertama, TPL menerjunkan alat berat berupa motor grader, excavator, dan truk tangki air untuk membersihkan material longsor di jalan Arse, Kecamatan Sipirok. Bantuan ini mempercepat pembersihan akses jalan yang terdampak banjir.

Selain itu, alat berat tambahan dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan di Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, sehingga jalur transportasi warga dapat segera berfungsi kembali.

Manager PT TPL Sektor Tapanuli Selatan, Heddy Panjaitan, didampingi oleh Humas Ramson Simamora, Harapanto Sinaga, Suryadi Siagian, dan CD/CSR Officer Charles Sitorus, turut hadir meninjau dan membantu di lokasi. Heddy menyampaikan rasa belasungkawa kepada seluruh keluarga dan warga yang terdampak bencana.

“PT TPL menyampaikan belasungkawa kepada seluruh warga yang terdampak bencana ini, khususnya di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dukungan yang kami berikan adalah bentuk kepedulian perusahaan untuk membantu percepatan penanganan darurat dan kepedulian terhadap keselamatan serta kenyamanan masyarakat,” ujar Heddy.

Ia menambahkan bahwa PT TPL berkomitmen untuk selalu bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat seperti ini, dengan harapan kondisi segera pulih dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.

Warga yang berada di lokasi penanganan bencana mengapresiasi langkah cepat PT TPL. Mereka menilai dukungan perusahaan sangat membantu, terutama dalam membuka akses yang tertutup material longsor serta mempercepat penanganan banjir.

Baca Juga :  Baru 2 Hari Jabat Plt Ketua Golkar Sumut, Ahmad Doli Langsung Turun Lapangan Tinjau Banjir dan Beri Bantuan

Melalui dukungan ini, PT TPL menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi keadaan darurat, serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keselamatan, ketahanan lingkungan, serta keberlanjutan kehidupan bersama. (KR02/r)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan
Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan
Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan
LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak
Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom
Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin
Marini Juliana Hutabarat Dilantik Pimpin GAMKI Kota Padangsidimpuan Periode 2026–2029
Usai Diberikan Pemahaman Hukum, Warga Perbatasan Sambas Lepas Senjata Tanpa Izin
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:34 WIB

Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:45 WIB

Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:01 WIB

LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:57 WIB

Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom

Senin, 6 Juli 2026 - 23:16 WIB

Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin

Berita Terbaru