Waspada Penipuan Melalui Google Maps, Nomor Kontak Palsu Kantor Imigrasi Terdeteksi

KompasReal.id

- Editor

Selasa, 13 Agustus 2024 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Nomor kontak WhatsApp palsu ditemukan tersemat pada informasi alamat Kantor Imigrasi di Google Maps.

i

Ilustrasi: Nomor kontak WhatsApp palsu ditemukan tersemat pada informasi alamat Kantor Imigrasi di Google Maps.

KompasReal.com, Jakarta – Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik penipuan yang semakin marak melalui platform Google Maps. Telah terungkap adanya nomor kontak WhatsApp palsu yang diselipkan pada informasi alamat Kantor Imigrasi di beberapa laman Google Maps.

Nomor yang mencurigakan, yaitu 081230030440, terdeteksi dalam beberapa laman Google Maps Kantor Imigrasi. Penemuan ini dilakukan melalui aplikasi GetContact, yang tidak memberikan informasi valid mengenai pemilik nomor tersebut, memperkuat dugaan akan adanya upaya penipuan yang terstruktur.

Pihak berwenang menduga fitur Google My Business, yang seharusnya memungkinkan pengguna untuk mengedit informasi bisnis, disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Ini sudah meresahkan, kami akan segera mengirim surat kepada Google untuk menghapus nomor tersebut, dan kami juga akan meminta operator seluler untuk memblokir nomor tersebut,” ungkap Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi, Sandi Andaryadi seperti yang dilansir disejumlah media.

Masyarakat diminta untuk selalu memastikan keabsahan informasi dengan mengakses kanal resmi Ditjenim terkait layanan imigrasi. Jangan mudah percaya pada informasi yang diperoleh dari sumber yang tidak terverifikasi, terutama dalam hal administrasi dan keuangan.

“Selalu lakukan double check, jangan mudah percaya begitu saja. Pastikan untuk menghubungi kontak dan media sosial resmi baik Direktorat Jenderal maupun kantor imigrasi. Manfaatkan layanan livechat Ditjen Imigrasi di www.imigrasi.go.id pada hari Senin-Jumat pukul 09.00 hingga 15.00 WIB,” tandas Sandi. (***)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku
Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti 1,13 Gram
Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu 98 Gram, Residivis Diamankan di Kelurahan Timbangan
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Misteri Data Judol Penerima Bansos di Tabagsel: Madina dan Paluta Terungkap, Bagaimana Padangsidimpuan, Palas dan Tapsel?
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Senin, 7 September 2026 - 15:08 WIB

Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar

Jumat, 4 September 2026 - 11:52 WIB

Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti 1,13 Gram

Berita Terbaru