Tangis Ibu-Ibu Tambang Rakyat: Harapan Hidup Ribuan Keluarga Menanti Solusi Pemerintah

KompasReal.id

- Editor

Senin, 22 Juni 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Padang, Suara harapan dan kegelisahan menggema dari aksi damai yang digelar warga serta pekerja tambang rakyat di Sumatera Barat. Puluhan ibu rumah tangga turut hadir menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah agar mempertimbangkan nasib ribuan keluarga yang selama ini bergantung pada aktivitas tambang rakyat sebagai sumber penghidupan.

Dalam aksi tersebut, berbagai spanduk berisi pesan menyentuh dibentangkan oleh warga. Salah satu yang paling menarik perhatian bertuliskan, “Kalau tambang ditutup, anak kami makan apa?” Kalimat itu menggambarkan kekhawatiran masyarakat yang takut kehilangan mata pencaharian utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Para peserta aksi menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk menentang pemerintah, melainkan menyampaikan kondisi nyata yang mereka hadapi. Menurut mereka, hasil dari pekerjaan di tambang rakyat selama ini menjadi penopang ekonomi keluarga di tengah terbatasnya peluang kerja alternatif di daerah tersebut.

Kehadiran para ibu rumah tangga dalam aksi damai itu menambah suasana haru. Banyak di antara mereka mengaku cemas jika aktivitas tambang rakyat dihentikan tanpa solusi yang jelas. Mereka berharap pemerintah dapat membuka ruang dialog dan menghadirkan kebijakan yang tetap memperhatikan keberlangsungan hidup masyarakat kecil.

Masyarakat berharap keputusan yang diambil nantinya mampu memberikan keseimbangan antara kepentingan regulasi dan kebutuhan ekonomi warga. Bagi mereka, kesempatan untuk bekerja dan menghidupi keluarga merupakan harapan sederhana yang ingin terus dipertahankan demi masa depan anak-anak yang lebih baik.

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumbar Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batubara UBP Ombilin, Kerugian Negara Ditaksir Rp129,6 Miliar
Pembongkaran Paksa Rumah di Pasaman Picu Keresahan, Tanpa Izin dan Musyawarah
Festival Minangkabau 2026 Resmi Dibuka, Budaya Sumbar Jadi Magnet Wisata Nasional
Bari Hardiman dan Perpi Mariani Resmi Menikah, Pesta Adat Mandailing Meriah di Simpang Tonang Induk
WALHI Laporkan Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal Sumbar ke Mabes Polri dan Komnas HAM
APBD Pasaman Tersandung di Pos Perjalanan Dinas, Audit BPK Ungkap Kelebihan Bayar Rp243 Juta
PACAH Talau Juara 1 Turnamen Sepak Bola Pagaran Cubadak, Sukses Taklukkan Parengerenge di Final Dramatis
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:46 WIB

Polda Sumbar Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batubara UBP Ombilin, Kerugian Negara Ditaksir Rp129,6 Miliar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:39 WIB

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:19 WIB

Pembongkaran Paksa Rumah di Pasaman Picu Keresahan, Tanpa Izin dan Musyawarah

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:48 WIB

Festival Minangkabau 2026 Resmi Dibuka, Budaya Sumbar Jadi Magnet Wisata Nasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:17 WIB

Bari Hardiman dan Perpi Mariani Resmi Menikah, Pesta Adat Mandailing Meriah di Simpang Tonang Induk

Berita Terbaru