KPK Gelar OTT di Sumut, Bupati Langkat Dikabarkan Diamankan

Redaksi

- Editor

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Medan, 3 Juli 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Sumatera Utara pada Kamis (2/7). Dalam operasi tersebut, salah satu pihak yang diamankan adalah Syah Afandin, Bupati Langkat. Konfirmasi itu disampaikan Wakil Ketua KPK, sementara rincian perkara masih belum diumumkan secara resmi.

Informasi yang beredar menyebut operasi dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Binjai, Medan, dan Deli Serdang. Sejumlah pihak lain, seperti seorang kontraktor dan mantan anggota DPRD Sumatera Utara, juga dikabarkan ikut diamankan dalam rangkaian pengembangan perkara yang diduga berkaitan dengan proyek pemerintah.

KPK hingga kini belum mengungkap konstruksi perkara, identitas lengkap seluruh pihak yang diamankan, maupun barang bukti yang disita. Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak sebelum menyampaikan hasil resmi kepada publik.

Sebelumnya sempat beredar informasi yang simpang siur mengenai status Bupati Langkat. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan KPK telah mengonfirmasi adanya OTT di Sumatera Utara dan membenarkan bahwa Syah Afandin termasuk pihak yang diamankan. Rincian lebih lanjut masih menunggu konferensi pers resmi dari KPK.

 

Baca Juga :  Pemkab Tapsel Tanda Tangani Nota Kesepahaman dengan Perwakilan BPKP Sumut

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan
Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan
LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak
Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom
Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin
Marini Juliana Hutabarat Dilantik Pimpin GAMKI Kota Padangsidimpuan Periode 2026–2029
Usai Diberikan Pemahaman Hukum, Warga Perbatasan Sambas Lepas Senjata Tanpa Izin
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Kendaraan dan Lapak di Kotapinang, Dua Orang Meninggal
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:34 WIB

Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:45 WIB

Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:01 WIB

LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:57 WIB

Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom

Senin, 6 Juli 2026 - 23:16 WIB

Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin

Berita Terbaru