Kontroversi Biaya Perpisahan di MTSN 2 Padangsidimpuan, Kepala Sekolah Belum Beri Tanggapan

Redaksi

- Penulis

Jumat, 25 April 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Gedung MTSN 2 Padangsidimpuan, lokasi pungutan biaya perpisahan yang menuai kontroversi

i

Keterangan Foto: Gedung MTSN 2 Padangsidimpuan, lokasi pungutan biaya perpisahan yang menuai kontroversi

Padangsidimpuan, KompasReal.com – Pungutan biaya perpisahan di MTSN 2 Padangsidimpuan, Jalan H.T Rizal Nurdin Km. 6,5 GG. Pendidikan, Padangsidimpuan Tenggara, menuai kontroversi. Besaran biaya yang beragam, dari Rp150.000 hingga Rp300.000, membuat wali murid dan siswa resah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompasreal.com dari siswa kelas 3, biaya yang ditetapkan sebesar Rp200.000 per siswa.Siswa juga menyampaikan telah menerima surat persetujuan dari sekolah terkait biaya perpisahan, yang harus ditandatangani orang tua/wali.

Dengan enam kelas dan rata-rata 30 siswa per kelas, potensi total pendapatan dari pungutan ini diperkirakan akan mencapai Rp36 juta.

Ada pula dugaan bahwa siswa yang belum membayar hingga batas waktu yang ditentukan akan dipersulit mengikuti ujian.

Namun, pihak sekolah yang berakreditasi B ini belum memberikan konfirmasi resmi terkait hal ini. Surat konfirmasi yang dilayangkan Kompasreal.com pada 22 April 2025 kepada Kepala Sekolah, Dra. Jumahana, hingga Jumat (25/4/2025) belum mendapatkan tanggapan. Surat tersebut mempertanyakan dasar hukum pungutan, rincian penggunaan dana, dan prosedur pembayaran.

“Kami ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai dasar hukum atau kebijakan yang mendasari penagihan uang perpisahan tersebut,” ujar Ahmad Mubin Lubis, perwakilan Kompasreal.com.

Ketidakjelasan ini menimbulkan keresahan di kalangan wali murid dan siswa. Mereka berharap pihak sekolah segera memberikan klarifikasi terkait transparansi penggunaan dana.

D. Hts pengamat pendidikan Kota Padangsidimpuan, mengatakan, “Sekolah seharusnya mencari solusi yang lebih efektif dan hemat biaya untuk acara perpisahan. Acara yang berkesan tidak harus mahal; kreativitas dan kerja sama antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua dapat menciptakan acara bermakna tanpa membebani ekonomi keluarga.” ujar nya menanggapi.

 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Pelaku Pungli di Jalinsum Sipirok Diamankan Polisi, Diperingatkan Tak Ulangi Aksi
Detik-Detik Penangkapan Oknum Kiai Diduga Lecehkan Puluhan Santri, Warga Geger
Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas
Supervisi Ditlantas Polda Sumut di Polres Tapsel, Perkuat Kinerja dan Keselamatan Lalu Lintas 2026
Polsek Padang Bolak Ringkus Pengedar Sabu di Simangambat, Satu Pelaku Lolos dari Kejaran Polisi
Rem Blong di Jalur Turunan Batang Toru, Truk Tangki Hantam Kantor Desa dan 4 Rumah, Sopir Tewas
Patroli Gabungan Polres Padangsidimpuan Sasar Narkoba dan Penyakit Masyarakat, Sejumlah Tempat Hiburan Sepi Pengunjung
Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:54 WIB

Tiga Pelaku Pungli di Jalinsum Sipirok Diamankan Polisi, Diperingatkan Tak Ulangi Aksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:58 WIB

Detik-Detik Penangkapan Oknum Kiai Diduga Lecehkan Puluhan Santri, Warga Geger

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:04 WIB

Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:10 WIB

Supervisi Ditlantas Polda Sumut di Polres Tapsel, Perkuat Kinerja dan Keselamatan Lalu Lintas 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:00 WIB

Polsek Padang Bolak Ringkus Pengedar Sabu di Simangambat, Satu Pelaku Lolos dari Kejaran Polisi

Berita Terbaru