Bayi Dibuang di Medan, Terungkap Hubungan Sedarah dari Padangsidimpuan

Redaksi

- Editor

Sabtu, 10 Mei 2025 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Penangkapan NH (21) dan R, pelaku pembuangan bayi hasil hubungan sedarah di Medan.

i

Keterangan Foto: Penangkapan NH (21) dan R, pelaku pembuangan bayi hasil hubungan sedarah di Medan.

Padangsidimpuan, Kompasreal.com – Dua warga Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, ditangkap karena membuang bayi hasil hubungan sedarah. Peristiwa tragis ini terungkap setelah penemuan mayat bayi laki-laki dalam sebuah tas di halaman masjid di Medan Timur pada Jumat (9/5/2025).

Bayi tersebut dikirim melalui jasa ojek online oleh seorang perempuan dari Jalan Bilal, dekat Rumah Sakit Imelda, Medan. Pengemudi ojek online, Yusuf, mengaku terkejut saat menemukan bayi dalam paket yang dikiranya berisi pakaian.

“Awalnya saya kira itu hanya pakaian, tapi kok berat sekali. Setelah dibuka, ternyata ada bayi dalam tas itu,” ujarnya.

Polrestabes Medan mengungkap identitas pelaku sebagai NH (21) dan R, kakak beradik kandung dari Desa Aek Tuhul, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gideon Arif Setyawan, membenarkan penangkapan tersebut, menyatakan keduanya sedang menjalani pemeriksaan intensif di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Dearma Sinaga, menambahkan bahwa investigasi mendalam masih berlangsung untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian.

“Diduga kuat bayi itu hasil hubungan inces antara abang dan adik. Kami masih terus melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku,” jelas Iptu Dearma.

Kasus ini telah menimbulkan keprihatinan dan kemarahan publik, baik di Medan maupun Padangsidimpuan.

Warga mendesak agar pelaku dihukum seberat-beratnya dan pemerintah meningkatkan edukasi terkait norma sosial dan perlindungan anak.

Polrestabes Medan memastikan akan mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman setimpal kepada para pelaku. Kejadian ini juga menjadi sorotan nasional, mengingatkan pentingnya pencegahan dan penanganan kasus serupa.

Kepala Dusun II Aek Tuhul, Tunggal Kuayan Harahap, membenarkan bahwa kedua pelaku merupakan warga desanya, anak dari pasangan SP (52) dan Y (50).

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan
Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini
Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165
Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya
Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat
ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia
Tahukah Kamu? Hati Bekerja Tanpa Henti Menjaga Tubuh, Tapi Saat Bermasalah, Gejalanya Sering Tidak Disadari
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:20 WIB

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:02 WIB

Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:47 WIB

Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:57 WIB

Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru