Pulau Simuk Pulih dari Krisis Pangan: Kapal Logistik Kembali Bersandar, Stok Aman untuk 3.000 Jiwa

Redaksi

- Editor

Rabu, 10 September 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Gunung Sitoli — Pulau Simuk, Kecamatan Simuk, Kabupaten Nias Selatan, berhasil pulih dari krisis pangan setelah kapal logistik kembali bersandar ke dermaga pulau.

Kejadian ini menjadi angin segar bagi sekitar 3.000 jiwa yang terdampak sejak krisis bermula.

Camat Simuk, Gentelmen Bago menjelaskan, pasokan makanan kembali lancar sejak kapal mulai bisa bersandar pada Kamis kemarin.

Gentelmen menambahkan, sebanyak 25 ton beras serta kebutuhan pokok lain seperti telur dan mie instan telah tiba lewat empat armada kapal, mencukupi konsumsi penduduk hingga 22 hari ke depan.

Sebelumnya, warga terpaksa menahan lapar dan menelan sagu serta terigu karena pasokan logistik terhenti selama tiga pekan akibat gelombang tinggi. Bahkan, anak-anak di beberapa desa sempat jatuh sakit.

Camat Simuk juga menjelaskan tantangan yang dihadapi komunitas. Kapal logistik sudah tiga minggu tidak masuk karena kondisi cuaca ekstrem. Sebagian warga hanya mengandalkan sagu dan terigu untuk bertahan hidup.

Sementara itu wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), H. Surya mengatakan pihaknya telah berkoordinasi untuk mengirim bantuan, walau belum tiba saat krisis memuncak.

Wagub juga menyatakan komitmennya untuk memperbaiki sistem distribusi agar lebih tanggap terhadap kondisi ekstrem.

Seorang warga, Jhon Triman Waruhu turut berharap pemerintah pusat mengambil langkah jangka panjang. Ia berharap pemerintah membangun dermaga yang lebih besar untuk kelancaran distribusi.

“Kami mohon agar dibangun dermaga yang lebih besar agar kapal besar dapat masuk, terutama saat cuaca ekstrem,” harap Jhon. (KR03)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan
Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan
LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak
Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom
Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin
Marini Juliana Hutabarat Dilantik Pimpin GAMKI Kota Padangsidimpuan Periode 2026–2029
Usai Diberikan Pemahaman Hukum, Warga Perbatasan Sambas Lepas Senjata Tanpa Izin
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Kendaraan dan Lapak di Kotapinang, Dua Orang Meninggal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:34 WIB

Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:45 WIB

Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:01 WIB

LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:57 WIB

Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom

Senin, 6 Juli 2026 - 23:16 WIB

Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin

Berita Terbaru

Terkini

Main Game Megaxus Makin Nyaman dengan Pembelian Aksesorisnya

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:27 WIB