Dugaan Suap Izin Tinggal WNA, KPK Bongkar Praktik Korupsi di Lingkungan Imigrasi

Redaksi

- Editor

Senin, 8 Juni 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan suap dan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA). Kasus ini menjadi perhatian nasional karena diduga melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan imigrasi.

 

Pengungkapan kasus bermula dari operasi penindakan yang dilakukan KPK pada awal Juni 2026. Dalam operasi tersebut, sejumlah pihak diamankan untuk diperiksa terkait dugaan praktik pemberian kemudahan pengurusan dokumen keimigrasian.

KPK menduga praktik tersebut berkaitan dengan pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) maupun Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP). Penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang asing, kendaraan, dan logam mulia yang diduga terkait dengan perkara tersebut.

Kasus ini memicu reaksi berbagai kalangan karena dinilai dapat merusak citra pelayanan keimigrasian Indonesia di mata dunia. Pengawasan terhadap lalu lintas orang asing dinilai harus dilakukan secara transparan dan bebas dari praktik korupsi.

Sejumlah anggota DPR dan pemerhati hukum meminta agar KPK mengusut perkara ini hingga tuntas, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas dalam pengurusan dokumen keimigrasian.

Hingga saat ini, proses penyidikan masih terus berlangsung. KPK menyatakan akan mengembangkan perkara dan menelusuri seluruh pihak yang diduga terlibat guna memastikan penegakan hukum berjalan secara transparan dan akuntabel.

Kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Informasi mengenai jumlah tersangka, peran masing-masing pihak, dan nilai dugaan suap dapat berubah sesuai perkembangan resmi dari KPK dan hasil proses hukum yang berjalan.

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Mega Korupsi di BGN, Kejagung Tetapkan Mantan Pimpinan sebagai Tersangka
KPK Cari Wakil Menteri Imigrasi, Silmy Karim Terkait OTT di Imigrasi Jakarta Barat
Polres Padangsidimpuan Ungkap 13 Kasus Narkotika Selama Ops Antik Toba 2026, Amankan 16 Tersangka
BREAKING NEWS! HITUNGAN JAM SETELAH DICOPOT, EKS KEPALA BGN DITANGKAP KEJAGUNG
Operasi Antik Toba 2026, Polres Tapsel Ungkap 14 Kasus Narkoba dan Amankan 14 Tersangka
Kurir Sabu di Saipar Dolok Hole Ditangkap, Polisi Amankan 1,14 Gram Barang Bukti
Polres Padangsidimpuan Berikan Trauma Healing kepada Korban Pemerkosaan dan Curas
Pemkab Madina dan Polres Teken MoU Perlindungan Anak Serta Pemberantasan Perdagangan Orang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Mega Korupsi di BGN, Kejagung Tetapkan Mantan Pimpinan sebagai Tersangka

Senin, 8 Juni 2026 - 09:01 WIB

Dugaan Suap Izin Tinggal WNA, KPK Bongkar Praktik Korupsi di Lingkungan Imigrasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:41 WIB

KPK Cari Wakil Menteri Imigrasi, Silmy Karim Terkait OTT di Imigrasi Jakarta Barat

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:35 WIB

Polres Padangsidimpuan Ungkap 13 Kasus Narkotika Selama Ops Antik Toba 2026, Amankan 16 Tersangka

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:32 WIB

BREAKING NEWS! HITUNGAN JAM SETELAH DICOPOT, EKS KEPALA BGN DITANGKAP KEJAGUNG

Berita Terbaru