Indonesia Turun 10 Peringkat di Indeks Persepsi Korupsi 2025: Tantangan Pemberantasan Korupsi Meningkat

KompasReal.id

- Editor

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Turunnya Peringkat Korupsi Indonesia
Indeks Persepsi Korupsi (Corruption Perceptions Index/CPI) 2025 yang dirilis oleh Transparency International menunjukkan bahwa Indonesia merosot 10 peringkat di tingkat global, dari posisi 99 pada 2024 menjadi 109 dari 180 negara yang dinilai. Skor Indonesia dalam indeks ini juga turun menjadi 34 dari skala 0–100, menandakan persepsi korupsi yang lebih buruk dibandingkan tahun sebelumnya.

Skor CPI dan Maknanya
Skor CPI mencerminkan persepsi terhadap praktik korupsi di sektor publik, di mana angka lebih rendah mengindikasikan persepsi korupsi yang lebih meluas. Transparansi International Indonesia (TII) menjelaskan bahwa penurunan skor ini menggambarkan persepsi tentang masih kuatnya praktik suap, nepotisme, dan lemahnya transparansi dalam pemerintahan serta lembaga publik lainnya.

Reaksi Lembaga Anti Korupsi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyikapi hasil CPI 2025 ini sebagai sinyal kuat perlunya introspeksi mendalam dan penguatan kembali upaya pemberantasan korupsi. Menurut KPK, data indeks tersebut harus menjadi bahan evaluasi atas kebijakan dan strategi yang selama ini dijalankan dalam pemberantasan korupsi.

Kritik dari Organisasi Publik
Selain itu, beberapa organisasi masyarakat sipil seperti Indonesia Corruption Watch (ICW) juga mengkritik hasil CPI 2025, menyatakan bahwa kondisi tersebut mencerminkan kurangnya komitmen pemerintah dalam upaya melawan praktik korupsi, termasuk potensi normalisasi konflik kepentingan dan lemahnya mekanisme pengawasan publik.

Perbandingan Regional dan Global
Secara regional, posisi Indonesia juga berada di bawah sejumlah negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam, meskipun sedikit lebih baik daripada beberapa negara seperti Thailand dan Filipina. Di tingkat global, penurunan indeks ini memperlihatkan tantangan serius yang harus dihadapi Indonesia dalam memperbaiki persepsi dan realitas pemberantasan korupsi di sektor publik.

Baca Juga :  Mantan Kadis PU Kota Padangsidimpuan Diperiksa KPK

 

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: Idn,icw,reuters

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku
Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti 1,13 Gram
Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu 98 Gram, Residivis Diamankan di Kelurahan Timbangan
Misteri Data Judol Penerima Bansos di Tabagsel: Madina dan Paluta Terungkap, Bagaimana Padangsidimpuan, Palas dan Tapsel?
Klarifikasi Kapolsek Batang Toru: Penanganan Kasus Penganiayaan Berjalan Sesuai Prosedur dan Alat Bukti
Polisi Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Padangsidimpuan, Pelaku Ditangkap di Riau
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Senin, 7 September 2026 - 15:08 WIB

Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar

Jumat, 4 September 2026 - 11:52 WIB

Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti 1,13 Gram

Kamis, 3 September 2026 - 12:04 WIB

Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu 98 Gram, Residivis Diamankan di Kelurahan Timbangan

Berita Terbaru