Kasus Anggaran Rp56,7 Miliar Sekwan Tapsel: LIPPSU Minta Proses Adil & Profesional

Paruhum Nasution

- Editor

Minggu, 12 Juli 2026 - 03:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Tapanuli Selatan – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyerukan kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti secara profesional laporan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Tahun Anggaran 2024 yang mencapai Rp56.759.233.839.

Seruan ini disampaikan menyusul laporan yang sebelumnya diajukan Republik Corruption Watch (RCW) ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari A.M Sinik, Jumat (10/7/2026), menegaskan kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan uang negara dalam jumlah sangat besar.

Di saat yang sama, pihaknya menekankan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah hingga ada putusan hukum yang berkekuatan tetap.

“Laporan yang disampaikan RCW harus menjadi pintu masuk bagi aparat untuk menelusuri fakta secara utuh dan mendalam. Jika terbukti ada pelanggaran, siapa pun yang terlibat harus mempertanggungjawabkannya secara hukum. Namun hak membela diri pihak yang dilaporkan juga harus dihormati,” ujar Azhari.

Ia mengibaratkan, jika dugaan itu benar terjadi, anggaran lebih dari Rp56 miliar tersebut seolah “dirame-ramekan jadi korupsi dan dibagi-bagi seperti permen”.

Berdasarkan informasi yang dirujuk, indikasi ketidaksesuaian mencakup penggunaan dana tak sesuai petunjuk teknis, dugaan penggelembungan harga, tumpang tindih alokasi, hingga pembengkakan biaya perjalanan dinas. Beberapa pos anggaran yang menjadi sorotan antara lain:

  • Administrasi kepegawaian: Rp671 juta
  • Administrasi umum: Rp3,01 miliar
  • Jasa penunjang urusan pemerintahan: Rp4,85 miliar
  • Pemeliharaan aset daerah: Rp971 juta
  • Layanan keuangan dan kesejahteraan DPRD: Rp22,15 miliar
  • Layanan administrasi DPRD: Rp6,86 miliar
  • Kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat: Rp2,68 miliar

Sebelumnya, RCW telah melaporkan dugaan ini ke Kejati Sumut dengan nomor laporan 167/LI/TPK/SEKWAN/TAPSEL/RCW/VI/2026 tertanggal 30 Juni 2026, dan menyatakan siap melanjutkan laporan ke Kejaksaan Agung serta KPK.

Baca Juga :  8,8 Kg Ganja Diamankan, Polisi Padangsidimpuan Tangkap Satu Tersangka

Mengutip dari salah satu media terpercaya, pihak Sekretariat DPRD Tapsel menegaskan seluruh pengelolaan anggaran telah berpedoman pada peraturan perundang-undangan dan mekanisme keuangan daerah yang berlaku.

Pihaknya juga menyatakan pelaksanaan kegiatan telah melalui pemeriksaan aparat pengawasan berwenang, serta siap menyerahkan seluruh dokumen dan data jika diminta aparat penegak hukum untuk proses klarifikasi maupun penyelidikan.

LIPPSU berharap aparat bekerja secara independen dan profesional, memeriksa bukti dan keterangan dari semua pihak. “Proses yang transparan dan adil dibutuhkan agar tak berkembang spekulasi, sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola keuangan daerah,” pungkas Azhari.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terkait tindak lanjut laporan tersebut. (KR/PM)

Penulis : Kr02

Editor : Paruhum

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kenal Pamit Kapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Tegas, Profesional, dan Humanis Layani Masyarakat
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso: Tegas, Profesional, dan Humanis Siap Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
Klaim Sudah Memiliki Izin, KPH VI Janji Periksa Dugaan Pembabatan Hutan di Desa Batang Parsuluman
Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Investasi Bodong, Seorang Perempuan Jadi Tersangka, Kerugian Korban Capai Rp400 Juta
Kurir Sabu Ditangkap, Polisi Sempat Lepaskan Tembakan Peringatan Usai Dihadang Massa di Lokasi
AMP TABAGSEL Gelar Aksi Jilid III: Serahkan “Bingkisan Cermin & Amplop” Desak Kadis Pendidikan Tapsel Klarifikasi Dugaan Pungli
IPDA Ansor Harahap Kawal Aksi AMP Tabagsel Secara Humanis, Unjuk Rasa di Dinas Pendidikan Tapsel Berlangsung Tertib
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kenal Pamit Kapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Tegas, Profesional, dan Humanis Layani Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:17 WIB

Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso: Tegas, Profesional, dan Humanis Siap Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:24 WIB

Klaim Sudah Memiliki Izin, KPH VI Janji Periksa Dugaan Pembabatan Hutan di Desa Batang Parsuluman

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:57 WIB

Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:06 WIB

Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Investasi Bodong, Seorang Perempuan Jadi Tersangka, Kerugian Korban Capai Rp400 Juta

Berita Terbaru

Mandailing natal

Forkopimda Madina Sepakat Perpanjang Masa Transisi Sampai Januari 2027

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:24 WIB