KPK Bantah Keterlibatan Mantan Kapolres dalam OTT Kasus Proyek Jalan Sumut

Redaksi

- Penulis

Minggu, 6 Juli 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:  Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, memberikan klarifikasi terkait OTT.

i

Foto: Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, memberikan klarifikasi terkait OTT.

Jakarta, KompasReal. com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara tegas membantah kabar yang beredar mengenai keterlibatan mantan Kapolres dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan klarifikasi ini untuk meluruskan informasi yang simpang siur di masyarakat.

“Meluruskan informasi yang beredar di masyarakat bahwa, dalam kegiatan tangkap tangan tersebut, total tujuh orang yang diamankan dan dibawa ke Jakarta, dan tidak ada mantan Kapolres yang terlibat,” ujar Budi Prasetyo.

OTT yang dilakukan KPK telah mengamankan tujuh orang. Lima orang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi proyek jalan senilai Rp231,8 miliar.

Tersangka tersebut berasal dari berbagai instansi, termasuk oknum Kepala Dinas PUPR Sumut, Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut, PPK Satker PJN Wilayah I Sumut, serta dua direktur perusahaan swasta. Dua orang lainnya berstatus saksi.

Meskipun fokus utama OTT adalah dugaan suap dalam proyek jalan, klarifikasi KPK terkait ketidaklibatan mantan Kapolres menjadi penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak akurat dan menjaga kredibilitas proses penegakan hukum.

KPK menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini dan menjerat semua pihak yang terlibat, tanpa pandang bulu.

Kasus ini masih dalam tahap pengembangan, dan KPK akan terus mengungkap seluruh jaringan dan aktor yang terlibat.

Penyitaan uang tunai Rp2,8 miliar dan dua pucuk senjata api dari kediaman salah satu tersangka menjadi bukti kuat adanya dugaan tindak pidana korupsi.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594
Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:16 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 12:14 WIB

PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Berita Terbaru

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB

Mandailing natal

Kapolres Madina dan Bupati Tinjau Pos PAM II Natal hingga Pantai Kavling

Kamis, 19 Mar 2026 - 19:31 WIB