KompasReal.id, Tapanuli Selatan, kelompok tani Saroha Desa Bagas Lombang Kecamatan Sipirok dapatkan atensi berupa bantuan logistik hulu pertanian, dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara.
Serah Terima bantuan secara simbolis diadakan di Desa Bagas Lombang 9 Juni 2024,Turut hadir dalam acara, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Sumut, Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan, Kadis Pertanian dan Holtikultura Tapanuli Selatan, Camat Sipirok dan PPL Kecamatan Sipirok.
Kelompok tani Saroha menerima logistik hulu Pertanian berupa, mulsa, pupuk organik, pupuk NPK dan pupuk organik cair untuk suplai kebutuhan lahan seluas 4 hektar.
Selain kelompok tani Saroha, kelompok tani
lain seperti kelompok tani Sepakat dapatkan bantuan bibit jagung untuk luas lahan 7 hektar, kelompok tani Sahata bibit jagung untuk luas lahan 4 hektar, kelompok tani Berkah bibit jagung untuk luas lahan 3 hektar dari pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas Pertanian dan Holtikultura
Bantuan bibit padi dari Pemerintah Sumatera Utara, untuk kelompok tani Satahi bibit padi untuk luas lahan 15 hektar, kelompok tani Lombang Murni bibit padi untuk luas lahan 15 hektar, kelompok tani Baringin Jaya bibit padi untuk luas lahan15 hektar. Jelas Eddi Siregar selaku Koordinator BPP Simago-mago.
Kelompok tani Saroha menyatakan selama bertani , terkendala diketersediaan pupuk subsidi untuk kebutuhan kegiatan bertani. “Kepada pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan khususnya, kami mohon untuk mengawasi ketersediaan pupuk subsidi di daerah, pupuk jadi kebutuhan vital kami para petani” Ujar Basri Siregar.
Gus Irawan mengungkapkan, ketersediaan pupuk subsidi terkendala didistribusi dan produksi karena suplier pupuk ke daerah Tapanuli Selatan datang dari Aceh yang terdampak bencana Sumatera”. Gus Irawan juga menyampaikan harapan besarnya pada kelompok tani Saroha dan kelompok tani yang hadir.
Gus Irawan berharap agar masyarakat berkomitmen, serius dan bekerja keras untuk keberhasilan program ketahanan pangan ini, karena kelompok tani Saroha dan semua kelompok -kelompok tani jadi percontohan pertama, untuk keberlanjutan program ini kedepan di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Gerakan ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan Sumut bertujuan untuk menekan inflasi harga pangan di tingkat Kabupaten/Kota.khususnya di daerah terdampak bencana Sumatera akhir November 2025.(Kr 07)
Penulis : Kr07
Editor : Emas












