Sejarah Tak Terlupakan: Ketika Tawaf Dilakukan dengan Berenang Mengelilingi Ka’bah

Redaksi

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Tahun 1941 menjadi saksi sejarah luar biasa di Mekah,ketika banjir besar menerjang akibat hujan ekstrem. Air yang meluap hingga ke pelataran Masjidil Haram dengan ketinggian hampir dua meter mengubah total area tawaf di sekitar Ka’bah, menciptakan pemandangan yang tak biasa sekaligus ujian ketabahan bagi para jamaah.

Di tengah kondisi tersebut,muncul kisah inspiratif dari Ali Al-Awadhi, seorang anak berusia 12 tahun asal Bahrain. Dengan tekad bulat menyelesaikan ibadah, ia memilih untuk berenang mengelilingi Ka’bah karena berjalan kaki mustahil dilakukan. Tujuh putaran tawaf ia selesaikan dengan renang, menunjukkan dedikasi spiritual yang melampaui batas fisik dan keadaan.

Aksi Ali sempat dihentikan oleh petugas keamanan yang khawatir dengan keselamatan dan ketertiban,terutama di area Hajar Aswad. Setelah penjelasan bahwa niatnya murni untuk ibadah, petugas pun memahami dan mengizinkannya melanjutkan. Momen ini menjadi contoh bagaimana keikhlasan beribadah dapat melampaui kekhawatiran formalitas.

Aksi heroik Ali tidak hanya menjadi kenangan lisan,tetapi terabadikan dalam sebuah foto ikonik yang kemudian tersebar luas. Gambar anak kecil berenang dalam banjir untuk tawaf tersebut menjadi simbol universal tentang keteguhan iman dan daya juang dalam memenuhi panggilan spiritual di tengah segala keterbatasan.

Beberapa dekade kemudian,tepatnya tahun 1995, Ali Al-Awadhi kembali mengunjungi Mekah sebagai seorang dewasa. Ia menemukan bahwa foto masa kecilnya telah menjadi suvenir haji yang populer dan kisahnya telah menyebar di kalangan global umat Muslim, mengukuhkan peristiwanya sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah haji modern.

Ali wafat pada 2015,tetapi kisahnya tetap hidup sebagai inspirasi abadi. Meski dalam sejarah tercatat tokoh seperti Abdullah bin Zubair juga pernah tawaf dalam banjir, dokumentasi visual Ali membuat momennya lebih mudah diingat dan dijadikan teladan. Kisah ini terus mengajarkan bahwa ruh ibadah tak pernah terhalang oleh kondisi apa pun, selama ada kemauan dan kesungguhan hati.KR03

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geger Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong Lombok Barat, Polisi Selidiki Identitas dan Penyebabnya
Ratusan Anak Korban Banjir di Pematangsiantar Terima Paket Pendidikan dari Relawan Lokal
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulsel: Tak Ada Korban Selamat, Evakuasi Masih Berlangsung
Keampuhan Starlink Ternoda: Iran Buktikan Kedaulatan Digital di Medan Perang Frekuensi
Dua Rumah Warga Terbakar di Andilan Dua Koto, Diduga Akibat Arus Listrik
Takdir Menyapa dengan Sopan
Snoop Dogg Gebrak Medsos dengan Foto AI Nongkrong ala Warkop Indonesia
Siti Manggopoh: Singa Betina Perang Belasting yang Membara di Hutan Sejarah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:21 WIB

Geger Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong Lombok Barat, Polisi Selidiki Identitas dan Penyebabnya

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:59 WIB

Ratusan Anak Korban Banjir di Pematangsiantar Terima Paket Pendidikan dari Relawan Lokal

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:40 WIB

Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulsel: Tak Ada Korban Selamat, Evakuasi Masih Berlangsung

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:02 WIB

Keampuhan Starlink Ternoda: Iran Buktikan Kedaulatan Digital di Medan Perang Frekuensi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:44 WIB

Dua Rumah Warga Terbakar di Andilan Dua Koto, Diduga Akibat Arus Listrik

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB