Tragis di Kampung Gajah: Pelajar SMP Tewas Diduga Dibunuh Teman Dekatnya

Redaksi

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar SMP berinisial Z (14), warga Bandung, yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusukan di kawasan sepi Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat. Korban diduga dibunuh oleh temannya sendiri, Y (17), seorang siswa SMK asal Garut. Jasad korban ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang kreator konten yang tengah melakukan siaran langsung di lokasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, Z dan Y diketahui merupakan teman dekat. Namun, hubungan pertemanan keduanya disebut mengalami keretakan. Korban dikabarkan merasa tidak nyaman dan berencana memutus komunikasi serta pindah sekolah ke Bandung mengikuti ayahnya. Situasi tersebut diduga memicu ketersinggungan dan emosi pelaku.

Diduga karena sakit hati dan tidak terima diputus kontak, Y nekat datang dari Garut ke Bandung untuk menemui korban. Pertemuan yang awalnya disebut untuk menyelesaikan persoalan justru berujung maut. Di lokasi yang relatif sepi, pelaku diduga melakukan penyerangan dengan senjata tajam dan meninggalkan korban dalam kondisi kritis. Seorang rekan pelaku berinisial R (16) disebut turut membantu mengamankan situasi.

Setelah kejadian, pelaku diduga membawa ponsel dan jaket korban. Bahkan, keluarga sempat menerima pesan dari nomor korban yang mengaku dirinya diculik. Keluarga yang panik kemudian melaporkan kehilangan tersebut ke pihak kepolisian.

Beberapa hari kemudian, jasad korban ditemukan, dan kasus ini mulai terungkap.
Pihak kepolisian kini telah mengamankan terduga pelaku dan mendalami motif serta peran masing-masing pihak. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap pergaulan remaja dan respons cepat dalam laporan orang hilang. Aparat juga terus menelusuri aspek teknis, termasuk penggunaan ponsel korban, sebagai bagian dari proses penyidikan lebih lanjut.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Garut,citizen,jurnalis

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal
Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:56 WIB

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Berita Terbaru

Sumatera Barat

Arus Balik Lebaran Picu Kemacetan di Sejumlah Kawasan Wisata Sumbar

Rabu, 25 Mar 2026 - 11:46 WIB