Tragis! Pelajar 14 Tahun di Batang Toru Tewas Tersambar Petir Saat Hujan Deras

Redaksi

- Editor

Minggu, 19 April 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, TAPANULI SELATAN – Seorang pelajar berusia 14 tahun, Ramadhan Nola Sitompul, meninggal dunia setelah tersambar petir saat hujan deras disertai kilatan petir di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (18/4/2026) sore.

 

Kapolsek Batang Toru, AKP Penggar M. Siboro, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika hujan lebat mengguyur wilayah Desa Wek IV, Dusun Kampung Baru.

 

“Korban saat itu sedang berada di luar rumah bersama teman-temannya. Mereka mandi hujan sekaligus mengambil tebu di sekitar pekarangan depan rumah korban,” ujar AKP Penggar, Minggu (19/4/2026).

 

Setelah mengambil tebu, korban dan rekannya kemudian duduk di depan rumah untuk menikmatinya. Namun, dalam kondisi cuaca yang masih hujan deras disertai petir yang menyambar hingga sebuah sambaran petir tiba-tiba mengenai korban.

 

“Korban langsung pingsan di lokasi. Temannya segera berlari memberi tahu orang tua korban,” lanjutnya.

 

 

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Batang Toru untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

 

“Setibanya di puskesmas, petugas med9is telah melakukan upaya pertolongan pertama. Namun korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Kapolsek.

 

Dari hasil pengumpulan bahan keterangan yang dilakukan pihak kepolisian, tidak ditemukan adanya unsur lain selain faktor alam dalam peristiwa tersebut.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika cuaca ekstrem terjadi.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di luar rumah saat hujan deras disertai petir. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas AKP Penggar.

 

Untuk diketahui jenazah korban telah dimakamkan pada Minggu siang sekitar pukul 12.30 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wek IV Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deklarasi Kemenangan Rakyat: Izin Dicabut, Tanah Ulayat Palang Mosa Kembali Pangkuan Warga
Kenal Pamit Kapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Tegas, Profesional, dan Humanis Layani Masyarakat
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso: Tegas, Profesional, dan Humanis Siap Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
Klaim Sudah Memiliki Izin, KPH VI Janji Periksa Dugaan Pembabatan Hutan di Desa Batang Parsuluman
Kasus Anggaran Rp56,7 Miliar Sekwan Tapsel: LIPPSU Minta Proses Adil & Profesional
AMP TABAGSEL Gelar Aksi Jilid III: Serahkan “Bingkisan Cermin & Amplop” Desak Kadis Pendidikan Tapsel Klarifikasi Dugaan Pungli
IPDA Ansor Harahap Kawal Aksi AMP Tabagsel Secara Humanis, Unjuk Rasa di Dinas Pendidikan Tapsel Berlangsung Tertib
Menjaga Nadi Bumi Tantom: Suara Lantang PMII Melawan Tambang Ilegal
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:02 WIB

Deklarasi Kemenangan Rakyat: Izin Dicabut, Tanah Ulayat Palang Mosa Kembali Pangkuan Warga

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kenal Pamit Kapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Tegas, Profesional, dan Humanis Layani Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:17 WIB

Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso: Tegas, Profesional, dan Humanis Siap Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:24 WIB

Klaim Sudah Memiliki Izin, KPH VI Janji Periksa Dugaan Pembabatan Hutan di Desa Batang Parsuluman

Minggu, 12 Juli 2026 - 03:32 WIB

Kasus Anggaran Rp56,7 Miliar Sekwan Tapsel: LIPPSU Minta Proses Adil & Profesional

Berita Terbaru