Wartawan Dilarang Meliput di Area Gerbang PTAR, Sempat Adu Argument dengan Petugas Keamanan Usai Sidang Lapangan Sengketa Tanah Adat

Redaksi

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Tapanuli Selatan – Sejumlah wartawan mengaku sempat terlibat adu argumentasi dengan petugas keamanan PT Agincourt Resources (PTAR) setelah selesai mengikuti sidang lapangan terkait perkara sengketa lahan tanah adat Siregar–Siagian. Insiden tersebut terjadi di area gerbang perusahaan hingga ke pinggir jalan yang disebut sebagai akses umum.

Menurut keterangan beberapa wartawan di lokasi, mereka dilarang mengambil gambar dan melakukan peliputan, bahkan ketika berada di sekitar gerbang dan tepi jalan yang dinilai sebagai ruang publik. Larangan itu memicu perdebatan singkat antara jurnalis dan pihak keamanan perusahaan.

Peristiwa tersebut terjadi usai majelis hakim bersama para pihak menyelesaikan agenda sidang lapangan di dalam area PTAR. Sidang itu merupakan bagian dari proses pemeriksaan setempat dalam perkara sengketa lahan tanah adat antara pihak Siregar dan Siagian dengan perusahaan.

Sejumlah jurnalis menyayangkan adanya pembatasan peliputan, mengingat kegiatan tersebut berkaitan dengan proses persidangan yang bersifat terbuka untuk umum.

Mereka menilai, selama berada di ruang publik atau di luar area terbatas perusahaan, aktivitas jurnalistik seharusnya tetap dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan tentang pers.

Sementara itu, pihak keamanan PTAR disebut menjalankan instruksi internal perusahaan terkait pengamanan dan pembatasan dokumentasi di sekitar wilayah operasional. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen PTAR terkait insiden adu argumentasi tersebut.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id,

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disambut Meriah, Rektor Baru UIN Syahada Padangsidimpuan Diarak Bendi dan Prosesi Adat
Buka Bersama dan Sholat Tarawih, Golkar Tapsel Santuni Ribuan Anak Yatim
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Undang Ormas dan OKP Buka Puasa Bersama di Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok
GAPERTA Desak Polres Tapsel Ungkap Kasus Perambahan Hutan di Sirumambe
TMMD Satukan Langkah Bangun Negeri, Wabup Tapsel Apresiasi Kerjasama TNI dan Masyarakat
Dugaan Tambang Ilegal di Angkola Selatan: Koperasi Diduga Jadi Wadah Penerima Upeti
GAPERTA Laporkan Dugaan Tambang Emas Ilegal di Angkola Selatan, Polres Tapsel Diminta Bertindak
86 Keluarga di Tapanuli Utara Terima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Pascabencana Banjir dan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 17:08 WIB

Disambut Meriah, Rektor Baru UIN Syahada Padangsidimpuan Diarak Bendi dan Prosesi Adat

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:59 WIB

Buka Bersama dan Sholat Tarawih, Golkar Tapsel Santuni Ribuan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:36 WIB

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Undang Ormas dan OKP Buka Puasa Bersama di Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:32 WIB

GAPERTA Desak Polres Tapsel Ungkap Kasus Perambahan Hutan di Sirumambe

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:01 WIB

TMMD Satukan Langkah Bangun Negeri, Wabup Tapsel Apresiasi Kerjasama TNI dan Masyarakat

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB