200 Rumah Rusak Akibat Banjir Bandang di Tapsel, Ratusan Warga Mengungsi

Redaksi

- Penulis

Kamis, 19 Desember 2024 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Warga Desa Kota Tua, Tapsel, mengungsi akibat banjir bandang yang menerjang pemukiman mereka.

i

Keterangan Foto: Warga Desa Kota Tua, Tapsel, mengungsi akibat banjir bandang yang menerjang pemukiman mereka.

Tapanuli Selatan KompasReal.com- Banjir bandang menerjang Desa Kota Tua, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (19/12/2024) sekitar pukul 16.30 WIB. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 14.00 WIB menyebabkan Sungai Aek Mardua meluap dan membawa material kayu, menghantam pemukiman warga. Desa Sisoma, Harean, dan Simaninggir juga terdampak, namun Desa Kota Tua menjadi yang paling parah.

“Sungai Aek Mardua meluap dengan cepat dan membawa material kayu yang merusak rumah-rumah warga,” ujar seorang warga Desa Kota Tua.

Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel, dampak banjir bandang ini cukup signifikan. Tercatat satu orang luka berat dan satu orang luka ringan di Desa Kota Tua. Lebih dari 300 warga Desa Kota Tua mengungsi, sementara sekitar 50 warga Desa Simaninggir juga terpaksa meninggalkan rumah mereka. Total sekitar 1180 jiwa di Desa Kota Tua dan 379 jiwa di Desa Simaninggir terdampak bencana ini.

Kerusakan material juga cukup besar. Empat rumah hanyut, 20 rumah rusak berat, dan 57 rumah rusak ringan. Sebanyak 200 unit rumah terdampak banjir. Selain itu, jalan desa tertimbun material longsor, dan dua masjid serta satu gereja turut terdampak. Lahan pertanian padi seluas 15,5 hektar di Desa Kota Tua juga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

BPBD Tapsel telah melakukan sejumlah upaya penanganan bencana, antara lain evakuasi korban, koordinasi dengan pihak terkait, pendirian tenda pengungsi dan dapur umum, distribusi logistik, pembersihan material longsor, dan pendataan korban dan dampak bencana. Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa. Namun, kelompok rentan seperti bayi (24 jiwa), balita (94 jiwa), ibu hamil (24 jiwa), ibu menyusui (45 jiwa), dan lansia (65 jiwa) di Desa Kota Tua sangat terdampak.

Baca Juga :  Terungkap! Satpam yang Diduga Diintimidasi Kebijakan Pimpinan KPKNL P. SidimpuanTelah Bekerja Selama 14 Tahun

Sebelumnya, Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi menyebabkan sungai meluap dan mengakibatkan banjir bandang.

“Banjirnya sejak tadi pagi dan saat ini sudah mulai surut. Meluapnya sungai yang berada di kawasan itu akibat tingginya intensitas curah hujan,” ujar Pelaksana Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tapanuli Selatan, P. Mashuri.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenkes Waspadai Lonjakan Kasus Campak di Indonesia, Termasuk Kasus yang Terjadi di Luar Negeri
Manfaat Kesehatan Tanaman Sarang Semut Papua sebagai Herbal Tradisional
MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon
Revolusi Senyap dari Timur: Vaksin Kanker Rusia-China dan Ancaman bagi Hegemoni Farmasi Global
Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:21 WIB

Kemenkes Waspadai Lonjakan Kasus Campak di Indonesia, Termasuk Kasus yang Terjadi di Luar Negeri

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:23 WIB

Manfaat Kesehatan Tanaman Sarang Semut Papua sebagai Herbal Tradisional

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:38 WIB

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:10 WIB

Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:33 WIB

Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB