Anggaran MBG Diisyaratkan Dipangkas Usai Menkeu Purbaya Bertemu Kepala BGN

Redaksi

- Editor

Senin, 29 Juni 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 akan mengalami pemangkasan yang cukup signifikan setelah melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang. Pernyataan tersebut disampaikan usai pembahasan mengenai efisiensi dan penguatan pengawasan pelaksanaan program.

Purbaya mengatakan Kepala BGN telah melaporkan adanya potensi penghematan lanjutan dalam pelaksanaan MBG. Menurutnya, pengurangan anggaran dilakukan melalui efisiensi belanja tanpa mengganggu tujuan utama program untuk menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat. Ia juga menyebut besaran pengurangan nantinya akan diumumkan secara resmi oleh BGN.

Dalam kesempatan terpisah, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengungkapkan bahwa pagu anggaran MBG 2026 yang semula sekitar Rp268 triliun telah berkurang hampir Rp40 triliun menjadi sekitar Rp228,38 triliun. Penyesuaian tersebut merupakan hasil penajaman anggaran dan refocusing yang dilakukan pemerintah.

Meski anggarannya lebih kecil, pemerintah menegaskan kualitas layanan MBG tidak akan dikurangi. Fokus efisiensi diarahkan pada penghapusan pemborosan, peningkatan sistem pengawasan, serta penguatan tata kelola dan sumber daya manusia agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Kebijakan ini memunculkan perhatian publik karena MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Pemerintah memastikan efisiensi anggaran dilakukan agar pelaksanaan program tetap berkelanjutan, akuntabel, dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan
Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan
LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak
Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom
Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin
Marini Juliana Hutabarat Dilantik Pimpin GAMKI Kota Padangsidimpuan Periode 2026–2029
Usai Diberikan Pemahaman Hukum, Warga Perbatasan Sambas Lepas Senjata Tanpa Izin
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Kendaraan dan Lapak di Kotapinang, Dua Orang Meninggal
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:34 WIB

Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:45 WIB

Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:01 WIB

LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:57 WIB

Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom

Senin, 6 Juli 2026 - 23:16 WIB

Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin

Berita Terbaru