Pelajar SMP di Padangsidimpuan Hamil 6 Bulan Diduga Diperkosa Oknum PNS

Redaksi

- Penulis

Jumat, 15 November 2024 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Ilustrasi.

i

Keterangan Foto: Ilustrasi.

Padangsidimpuan, Sumatera Utara, KompasReal.com – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Padangsidimpuan menjadi korban pencabulan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel). Korban, yang kini tengah hamil 6 bulan, diketahui merupakan keponakan dari pelaku.

Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Burangir di Kota Padangsidimpuan mengungkap kasus ini setelah orang tua korban, Nursalimah, mengadukan nasib anaknya. Sekretaris Eksekutif Burangir, Juli Herniatman Zega, mengungkapkan bahwa pelaku, yang berinisial AIS, telah melakukan aksi bejatnya berulang kali terhadap korban yang diketahui bernama Bunga.

Menurut pengakuan Nursalimah, pelaku merupakan paman sambung korban atau abang dari ayah sambungnya. Bunga sendiri mengaku telah dicabuli AIS sebanyak dua kali di warung milik ibunya di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Perbuatan tersebut dilakukan saat warung sepi, ketika Bunga menggantikan ibunya untuk beristirahat.

“Aksi bejat AIS terhadap korban dilakukannya di warung ibu korban saat suasana sepi,” ujar Juli.

Lebih miris lagi, Bunga juga menceritakan kepada Burangir bahwa ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas IV, ia telah dilecehkan AIS dengan cara diraba-raba.

Atas kejadian ini, Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Burangir telah mendampingi Bunga untuk membuat laporan ke Polres Padangsidimpuan dengan Nomor: LP/B/204/XI/2024/SPKT/PolresPadangsidimpuan/Polda Sumatera Utara. Korban juga telah menjalani visum et repertum di RSUD Kota Padangsidimpuan pada Senin kemarin.

Nursalimah mengaku baru mengetahui kehamilan anaknya setelah diberi tahu oleh saudara kandungnya. Sebelumnya, Bunga menceritakan nasibnya kepada saudara Nursalimah. Untuk memastikan, Nursalimah membawa Bunga ke bidan, yang kemudian menyatakan bahwa Bunga positif hamil.

Saat ini, AIS diketahui telah melarikan diri dan keberadaannya belum diketahui. Pihak keluarga korban pun mengaku tidak menaruh curiga kepada AIS sebelumnya karena menganggapnya sebagai keluarga sendiri.

Baca Juga :  KPU Pasaman Buka Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati 2024  

Ketika Wartawan konfirmasi kepada Kepala Dinas tempat AIS bekerja mengaku baru mengetahui kasus ini dan menyatakan bahwa AIS akhir-akhir ini jarang masuk kantor.

“AIS memang jarang masuk kantor, dan saya baru tahu kasus ini. Saat ini saya lagi dinas luar, nanti kalau sudah selesai dinas luar akan saya kabari lebih jelasnya,” ucap Kepala Dinas tersebut melalui telepon selulernya.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal
Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:56 WIB

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Berita Terbaru