KompasReal.id, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 akan mengalami pemangkasan yang cukup signifikan setelah melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang. Pernyataan tersebut disampaikan usai pembahasan mengenai efisiensi dan penguatan pengawasan pelaksanaan program.
Purbaya mengatakan Kepala BGN telah melaporkan adanya potensi penghematan lanjutan dalam pelaksanaan MBG. Menurutnya, pengurangan anggaran dilakukan melalui efisiensi belanja tanpa mengganggu tujuan utama program untuk menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat. Ia juga menyebut besaran pengurangan nantinya akan diumumkan secara resmi oleh BGN.
Dalam kesempatan terpisah, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengungkapkan bahwa pagu anggaran MBG 2026 yang semula sekitar Rp268 triliun telah berkurang hampir Rp40 triliun menjadi sekitar Rp228,38 triliun. Penyesuaian tersebut merupakan hasil penajaman anggaran dan refocusing yang dilakukan pemerintah.
Meski anggarannya lebih kecil, pemerintah menegaskan kualitas layanan MBG tidak akan dikurangi. Fokus efisiensi diarahkan pada penghapusan pemborosan, peningkatan sistem pengawasan, serta penguatan tata kelola dan sumber daya manusia agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Kebijakan ini memunculkan perhatian publik karena MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Pemerintah memastikan efisiensi anggaran dilakukan agar pelaksanaan program tetap berkelanjutan, akuntabel, dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Penulis : Kr03
Editor : Emas












