Personil Polsek Sosa Pantau Lahan Ketahanan Pangan di Sosa Timur

Redaksi

- Penulis

Senin, 17 Februari 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Personil Polsek Sosa melakukan pengecekan dan monitoring lahan ketahanan pangan di Desa Papaso, Kecamatan Sosa Timur.

i

Keterangan Foto: Personil Polsek Sosa melakukan pengecekan dan monitoring lahan ketahanan pangan di Desa Papaso, Kecamatan Sosa Timur.

Palas, KompasReal.com – Personil Polsek Sosa, Polres Padang Lawas, secara bergantian terus melakukan pengecekan dan monitoring lahan ketahanan pangan di Desa Papaso, Kecamatan Sosa Timur, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Kegiatan ini difasilitasi oleh PT. PHS Papaso dan bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan di wilayah tersebut. Pengecekan dilakukan secara berkala, Senin, 17 Februari 2025, pukul 08.17 WIB hingga selesai.

Kapolsek Sosa, AKP Mulyadi, SH, secara langsung memimpin dan memerintahkan personilnya, termasuk Aipda Rodearni Saragih, untuk memberikan arahan dan himbauan kepada masyarakat yang terlibat dalam program ketahanan pangan ini. Petugas menekankan pentingnya perawatan tanaman jagung agar hasil panen maksimal.

Pengecekan meliputi berbagai aspek perawatan tanaman, mulai dari pengecekan kondisi tanaman, pemupukan, pembersihan rumput liar, penyemprotan insektisida, hingga penyiraman. Semua kegiatan ini dilakukan sesuai arahan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas terkait Pemkab Palas.

Kapolres Palas, AKBP Diari Astetika, SIK, melalui Kapolsek Sosa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Pengecekan rutin ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal.

AKP Mulyadi menjelaskan, “Selama giat pengecekan oleh personil yang mendapat diliran tugas dilokasi ketahanan pangan tepatnya Dibelakang Kantor PT.PHS PAPASO dengan luas 2 Hektar yang berada di Desa Papaso, Kecamatan Sosa Timur, Kabupaten Palas. Tidak ada hambatan yang berarti dalam menjalankan tugas tersebut, walaupun areal lokasi tersebut diketahui tidak ada sumber air yang mengalir, Berkat secara swadaya dengan pembuatan sumur dilokasi pekarangan, sehingga setiap giat kita berjalan sesuai dengan yang diharapkan.”

Selain aspek teknis pertanian, kegiatan ini juga memiliki tujuan edukatif bagi masyarakat. Polsek Sosa berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.

Baca Juga :  AKBP Muhammad Alan Haikel Resmi Jabat Kapolres Tapteng, Gantikan AKBP Wahyu Endrajaya

Dengan adanya program ketahanan pangan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kemandirian pangan meningkat. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi di lingkungan sekitar.

Kasubsi Penmas Bripka Honda K Pohan menambahkan, “Kami juga mengajak warga untuk turut serta dalam kegiatan serupa, baik di tingkat keluarga maupun komunitas. Semoga inisiatif ini bisa menjadi inspirasi bagi warga untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, serta memperkuat ketahanan ekonomi di lingkungan sekitar.”

Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Kerja sama antara pihak kepolisian, PT. PHS Papaso, dan masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan program ini.

Keberhasilan program ini akan berdampak positif pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Sosa Timur. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi program ketahanan pangan di daerah lain.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Hakim Tipikor Vonis Berat Terdakwa Korupsi Migas, Negara Rugi Triliunan Rupiah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:26 WIB

Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB