Rekaman Suara Diduga Plt Bupati Tapsel Mengarahkan, Pihaknya Bantah dan Sebut Obrolan Santai

Redaksi

- Penulis

Jumat, 15 November 2024 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Kantor Bupati Tapanuli Selatan.

i

Keterangan Foto: Kantor Bupati Tapanuli Selatan.

Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, KompasReal.com – Rekaman suara yang diduga berisi arahan dari Plt Bupati Tapanuli Selatan, Rasyid Assaf Dongoran, menyita perhatian publik. Rekaman yang beredar di media sosial tersebut mendapatkan tanggapan langsung dari Plt Bupati Tapsel. Ia membantah keras tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa rekaman tersebut merupakan potongan obrolan santai bersama teman-temannya.

Dalam rekaman yang beredar, suara yang diduga milik Plt Bupati Tapsel terdengar memberikan arahan yang terkesan mengarahkan. Dikutip dari media Kabarreskrim.net, Rasyid Assaf Dongoran menjelaskan bahwa rekaman tersebut diambil pada hari Minggu, 10 November 2024, di kolam rumahnya, saat ia sedang berbincang santai bersama teman-temannya, yaitu B. Siregar, P. Siregar, Ustadz Dr. Z Hsb, dan Ustadz T. Harahap.

“Obrolan kami hanya sebatas bincang-bincang canda dan santai. Rekaman suara saya yang tersebar dalam rekaman itu tidak utuh,” jelas Plt Bupati Tapsel melalui pesan WhatsApp kepada Kabarreskrim.net, Kamis (14/11).

Ia menambahkan bahwa rekaman tersebut merupakan potongan-potongan dari percakapan yang lebih panjang.

“Banyak kalimat yang hilang, Karena sblm (sebelum) narasi itu ada kalimat, ‘kalaulah seandainya saya mau pro ke 01 atau pun 02, saya akan melakukan… bla…bla…bla.”, ucapnya.

Plt Bupati Tapsel menegaskan bahwa isi rekaman yang viral merupakan perumpamaan dan tidak dimaksudkan untuk mengarahkan siapa pun. Ia juga menyatakan bahwa rekaman tersebut bukan diambil saat rapat dengan para pejabat ASN.

“Kesimpulan, Suara Rekaman yang tersebar itu, Bukan Rekaman Suara Pada saat saya rapat dengan Para Pejabat ASN seperti di tuduhkan. Akan tetapi, rekaman suara saya itu dalam suasana bincang santai sore ngopi yang rutin saya lakukan di hari libur,” tegasnya.

Plt Bupati Tapsel menduga bahwa rekaman tersebut direkam dan disebarkan oleh pihak tertentu dengan tujuan untuk mendistorsi percakapan dan menciptakan narasi negatif. Ia meminta agar masyarakat tidak terpengaruh oleh narasi yang menyesatkan.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Hakim Tipikor Vonis Berat Terdakwa Korupsi Migas, Negara Rugi Triliunan Rupiah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:26 WIB

Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB