Puncak Panaroma Dua Koto: Pesona Senja Emas yang Jadi Andalan Wisata Pasaman

Redaksi

- Editor

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Pasaman – Di ketinggian Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, tersimpan satu keindahan alam yang perlahan mulai menampakkan diri. Pada sore hari, tepatnya pukul 18.23 WIB, langit berubah menjadi kanvas raksasa yang memukau.

Gradasi warna emas keemasan bercampur biru lembut menyelimuti cakrawala, sementara matahari perlahan tenggelam di balik jajaran perbukitan hijau.

Inilah pesona matahari terbenam di Puncak Panaroma Dua Koto, sebuah potensi wisata baru yang menjanjikan di Sumatera Barat.

Berada di dataran tinggi, lokasi ini menawarkan pemandangan yang tak kalah indah dari tempat wisata terkenal lainnya.

Dari puncaknya, mata memandang luas ke hamparan awan yang seolah menyelimuti lembah di bawahnya, menciptakan suasana tenang dan damai.

Keindahan alam ini menjadi bukti nyata bahwa Pasaman menyimpan banyak “surga tersembunyi” yang siap memanjakan setiap pengunjung.

Saat ini, kawasan tersebut mulai dikembangkan. Terlihat adanya pengerjaan struktur bangunan yang direncanakan sebagai gardu pandang dan area peristirahatan yang nyaman bagi wisatawan.

Langkah ini diharapkan dapat membuka akses dan kenyamanan berkunjung sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat setempat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ke depannya, dibutuhkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan warga sekitar. Selain mengembangkan fasilitas, menjaga kelestarian alam dan kebersihan lingkungan menjadi kunci utama agar keindahan Puncak Panaroma Dua Koto tetap terjaga dan dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

Dengan pemandangan yang memukau dan akses yang terus diperbaiki, tak lama lagi Puncak Panaroma Dua Koto diproyeksikan menjadi salah satu destinasi andalan wisata alam yang wajib dikunjungi saat berkunjung ke Pasaman. (Edriadi)

Editor : Paruhum

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Kebanggaan: Tiga Siswi Terbaik Kelas VII-3 Dapat Apresiasi Sekolah
Saat Bupati Harus Mengurus Stok Obat, Publik Pertanyakan Pengawasan Kesehatan di Pasaman
Keluhan Obat Kosong Mencuat, Dinkes Pasaman: Pengadaan Obat RSUD Sudah Menjadi Kewenangan BLUD
Sumatera Gelap, P2NAPAS Surati Dirut PLN, Desak Kompensasi bagi 1,96 Juta Pelanggan PLN Sumatera Barat
Wali Nagari Panti Selatan Sebut Pembentukan BUMNag Bersama Panti Saiyo Dikoordinasikan Kecamatan
Pengukuhan BUMNag Panti Saiyo Menuai Sorotan, Legalitas dan Tanggung Jawab Hukum Dipertanyakan
Surat P2NAPAS Soal Pelayanan RSUD Pasaman Barat Resmi Diterima Kemensetneg RI
Ibu Pertiwi Menangis: Ketika Keadilan Menjadi Barang Langka di Negeri Sendiri, Haruskah Rakyat Kembali ke Jalan?
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:54 WIB

Momen Kebanggaan: Tiga Siswi Terbaik Kelas VII-3 Dapat Apresiasi Sekolah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:17 WIB

Puncak Panaroma Dua Koto: Pesona Senja Emas yang Jadi Andalan Wisata Pasaman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:05 WIB

Saat Bupati Harus Mengurus Stok Obat, Publik Pertanyakan Pengawasan Kesehatan di Pasaman

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:06 WIB

Keluhan Obat Kosong Mencuat, Dinkes Pasaman: Pengadaan Obat RSUD Sudah Menjadi Kewenangan BLUD

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:39 WIB

Sumatera Gelap, P2NAPAS Surati Dirut PLN, Desak Kompensasi bagi 1,96 Juta Pelanggan PLN Sumatera Barat

Berita Terbaru