Dua Wartawan di Madina Diduga Dianiya Saat Liputan Kegiatan Paslon Bupati

Redaksi

- Editor

Minggu, 17 November 2024 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Mandailing Natal – Dua wartawan diduga dipukuli dan diintimidasi oleh sejumlah oknum Ormas IPK di kelurahan simangambat, kecamatan Siabu saat keduanya hendak melakukan peliputan paslon Saipullah-Atika membagikan amplop kepada anak yatim.

“Saya tadi dipukuli saat ingin meliput kegiatan Saipullah-Atika turun di kelurahan simangambat membagi-bagi amplop kepada anak yatim, Pengurus IPK Inisal Sl memukul kepala saya dan rekan saya Suardi Nasution, kami berdua juga diseret dari lokasi itu,” ungkap Magrifatullah wartawan media online kepada media ini, minggu (17/11/2024).

Suardi Nasution wartawan patroli Indonesia yang saat itu bersama Magrifatullah diseret lalu dibawa keluar dari lokasi kampanye pasangan calon bupati & wakil bupati Madina nomor urut 2 itu, kemudian merasa terancam nyawanya mereka berdua langsung berlari meminta pertolongan ke kantor Polsek Siabu.

“Saat ini kami dihalau dua mobil mini bus berlogo Paslon Bupati-wakil bupati 02 di kantor polsek dan sekarang pengurus IPK Madina itu ada di dalamnya dan saat ini mereka hendak meminta perdamaian kepada kami. Kami ini wartawan, kami hanya ingin menulis sesuai fakta di lapangan, apa salah kami?” timpal Suhardi.

“Kami harap penegak hukum agar segera menangkap pelaku intimidasi kepada wartawan. Wartawan bukan musuh negara, wartawan lampu dunia bukan untuk diintimidasi apalagi dipukuli,” tukasnya.

Terpisah, salah seorang pengurus IPK Madina yang dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp tertulis pertanyaan terkait insiden tersebut. Hingga berita diterbitkan, media ini belum mendapat tanggapan dan penjelasan resmi.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Madina dan Polres Teken MoU Perlindungan Anak Serta Pemberantasan Perdagangan Orang
Polres Padangsidimpuan Ungkap Peredaran Ganja di Lapas Kelas IIB, Empat Tersangka Diamankan
Ironi di Balik Tembok Lapas: 4 Napi Kasus Narkoba Kembali Terlibat Peredaran Barang Haram
Niat Jahat Jadi Penentu: Mengapa Hukum Tak Bisa Menghukum Semua Orang yang Menyebabkan Kematian
TIDAK BERHENTI DI KURIR, POLRES TAPSEL DALAMI ASAL-USUL BBM SUBSIDI DAN PERAN PIHAK TERKAIT*
OPERATOR SPBU SUDAH DIPERIKSA, PERTAMINA DISURATI: POLRES TAPSEL TUNJUKKAN LANGKAH KONKRET PENGUSUTAN BBM SUBSIDI*
Polres Padangsidimpuan Gerebek Sarang Narkoba di Batang Ayumi Julu, Belasan Plastik Klip dan Bong Dibakar
Polda Metro Jaya Tangkap 173 Tersangka Kejahatan Jalanan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Madina dan Polres Teken MoU Perlindungan Anak Serta Pemberantasan Perdagangan Orang

Senin, 1 Juni 2026 - 18:27 WIB

Polres Padangsidimpuan Ungkap Peredaran Ganja di Lapas Kelas IIB, Empat Tersangka Diamankan

Senin, 1 Juni 2026 - 16:20 WIB

Ironi di Balik Tembok Lapas: 4 Napi Kasus Narkoba Kembali Terlibat Peredaran Barang Haram

Senin, 25 Mei 2026 - 23:03 WIB

Niat Jahat Jadi Penentu: Mengapa Hukum Tak Bisa Menghukum Semua Orang yang Menyebabkan Kematian

Senin, 25 Mei 2026 - 22:39 WIB

TIDAK BERHENTI DI KURIR, POLRES TAPSEL DALAMI ASAL-USUL BBM SUBSIDI DAN PERAN PIHAK TERKAIT*

Berita Terbaru