Keadilan Menyertai Masniari Siregar, Jual Beli Rumah Diduga Direkayasa 

Redaksi

- Penulis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

- Masniari Siregar, warga Kota Padangsidimpuan, akhirnya mendapatkan keadilan atas sengketa kepemilikan rumah yang telah lama ia perjuangkan.

i

- Masniari Siregar, warga Kota Padangsidimpuan, akhirnya mendapatkan keadilan atas sengketa kepemilikan rumah yang telah lama ia perjuangkan.

KompasReal.com, Padangsidimpuan – Masniari Siregar, warga Kota Padangsidimpuan, akhirnya mendapatkan keadilan dalam sengketa kepemilikan rumah yang telah lama ia perjuangkan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan, dalam putusan Nomor 29/Pdt.G/2023/PN.Psp yang dibacakan pada Kamis (1/8), menyatakan bahwa jual beli rumah milik Masniari yang diduga direkayasa oleh Marni br Sihotang melalui Rosminar Rangkuti, Notaris/PPAT saat itu, tidak sah dan bertentangan dengan hukum.

Marwan Rangkuti, kuasa hukum Masniari Siregar, menjelaskan bahwa Majelis Hakim menilai adanya tipu muslihat dalam jual beli rumah tersebut. “AJB itu diduga diperbuat dengan cara tipu muslihat dan melawan hukum kepada klien kami,” tegas Marwan saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (2/8).

Dalam persidangan terungkap bahwa AJB rumah tersebut dibuat tanpa izin suami Masniari Siregar dan masih adanya perjanjian utang piutang antara Marni Sihotang dengan Masniari Siregar. “Meskipun tidak ada izin suami klien kami dan juga masih adanya perjanjian utang piutang, Notaris itu tetap terbitkan AJB rumah perkara itu,” ungkap Marwan.

Lebih lanjut, Marwan mengungkapkan bahwa Notaris tersebut bahkan membuat surat pernyataan seolah-olah rumah tersebut merupakan bagian warisan Masniari, padahal rumah itu merupakan harta bersama dengan suaminya. “Klien kami meyakini tindakan oknum Notaris itu diduga suruhan Marni Br Sihotang untuk membodohi klien kami yang janda itu guna mendapatkan rumah perkara itu dengan mudah,” kata Marwan.

Atas dugaan pemalsuan akta autentik tersebut, Marwan menyebutkan bahwa pihaknya akan melaporkan kasus ini ke polisi setelah perkara ini selesai. “Saya nantinya melalui pengacara saya akan melaporkan dugaan pidana Pemalsuan AJB atas rumah itu ke polisi jika perkara ini telah tuntas,” tegas Marwan.

Masniari Siregar sendiri mengaku sangat sedih dengan kejadian yang dialaminya. “Saya tidak pernah menjual dan tidak pernah menerima uang pembelian rumah itu dari Marni Sihotang,” ungkap Masniari. “Marni Sihotang dulunya mengaku kepada saya hanya ingin meminjam sementara SHM rumah itu tapi saya diperdaya.”

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih, Obat Mujarab Atasi Ketergantungan Rentenir dan Perkuat Ketapang Warga di Kota Padangsidimpuan

Dengan putusan pengadilan ini, Masniari Siregar akhirnya mendapatkan keadilan. Rumah yang menjadi hak miliknya dinyatakan kembali menjadi miliknya. Namun, perjuangan Masniari Siregar belum berakhir.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Hakim Tipikor Vonis Berat Terdakwa Korupsi Migas, Negara Rugi Triliunan Rupiah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:26 WIB

Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB