KPK Sita Hasil Sawit Senilai Rp1,6 Miliar di Padang Lawas terkait Kasus TPPU

Redaksi

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

.KompasReal.id, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita hasil kelapa sawit senilai miliaran rupiah yang berada di wilayah Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, terkait dengan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi.

2. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa penyitaan dilakukan oleh penyidik sebagai bagian dari proses pengembangan kasus, di mana hasil panen sawit tersebut diperkirakan berasal dari aset yang diduga terkait dengan aliran dana hasil kejahatan.

3. Menurut keterangannya, penyitaan ini merupakan bagian dari usaha KPK untuk memulihkan aset yang diduga diperoleh dengan cara tidak sah, di mana hasil sawit yang disita mencapai nilai sekitar Rp1,6 miliar pada tahap terbaru pemeriksaan.

4. Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi termasuk pengelola kebun sawit dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan lahan tersebut untuk memperkuat proses penyelidikan dan penyidikan.

5. Sebelumnya, pada beberapa waktu lalu penyidik juga menyita hasil produksi sawit senilai sekitar Rp3 miliar, sehingga total hasil yang diamankan KPK dari kebun sawit di Padang Lawas diduga mencapai Rp4,6 miliar.

📝 Sumber Utama:
VOI (versi bahasa Inggris) — The TPPU Case Of Former Supreme Court Secretary Nurhadi, KPK Confiscates Palm Oil Results Worth IDR 1.6 Billion (23 Oktober 2025)
VOI

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: VOI

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal
Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:56 WIB

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Berita Terbaru