Sidimpuan di Tahun 2025, Lima Ribu tidak Mempan Bayar Keamanan, Pedagang Bakso Dianiaya Dengan Pisau

KompasReal.id

- Penulis

Jumat, 18 Juli 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Ilustrasi Pedagang Bakso

i

Keterangan Foto: Ilustrasi Pedagang Bakso

Padangsidimpuan, KompasReal. com – Seorang pedagang bakso, Henry Saputra Bangun (29), mengalami penganiayaan dengan senjata tajam di Jalan Mesjid Raya, Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Jumat (18/7/2025) sekitar pukul 11.45 WIB.

Pelaku, Said Hanafi (28), yang juga warga setempat, melayangkan pisau hingga menyebabkan luka robek di kuping kiri korban. Kasus ini berawal dari perselisihan terkait uang keamanan lokasi jualan bakso yang diminta pelaku.

Menurut keterangan korban, saat itu ia memberikan uang sebesar Rp 5.000 kepada pelaku sebagai uang keamanan. Namun, Said Hanafi menolak nominal tersebut dan menuntut Rp 10.000. Ketika korban tidak memenuhi tuntutan itu, pelaku langsung mengeluarkan pisau dan menyerang korban. Setelah kejadian, pelaku melarikan diri.

Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan yang dipimpin Kanit 1 Pidum, Ipda Rahmat Pardamean, menerima informasi tentang keberadaan pelaku di Jalan Merdeka, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, sekitar pukul 14.00 WIB. Tim opsnal segera bergerak dan berhasil mengamankan Said Hanafi. Pelaku mengakui perbuatannya dan menunjukkan pisau yang digunakan sebagai barang bukti.

“Penangkapan pelaku dilakukan cepat berdasarkan informasi masyarakat dan hasil penyelidikan petugas” ujar Kasat Reskrim AKP H. Naibaho melalui Kasi Humas AKP K. Sinaga kepada awak media.

Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penyidikan. Korban juga telah menjalani visum dan melaporkan kejadian ini ke Polres Padangsidimpuan guna proses hukum lebih lanjut.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal
Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:56 WIB

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Berita Terbaru