Terdakwa Kasus Dugaan Pelecehan Anak Divonis Bebas oleh PN Padang Sidimpuan

Redaksi

- Penulis

Senin, 22 Juli 2024 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.Com, Tapanuli Selatan– Kuasa hukum Andy S. Harahap SH. dan keluarga menjemput Rusmin Sitompul ke rutan Sipirok setelah Pengadilan Negeri Padang Sidimpuan memutuskan vonis bebas dalam kasus dugaan pelecehan anak pada Rabu, 17 Juli pukul 18.00 WIB.

Pengadilan Negeri Padang Sidempuan membebaskan Rusmin Sitompul, warga Lancat Julu, Kelurahan Lancat, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, dari dakwaan kasus pelecehan anak di bawah umur setelah dinyatakan tidak bersalah. “Rusmin Sitompul divonis bebas setelah tidak terbukti bersalah dalam sidang di Pengadilan Negeri Padang Sidempuan,” ujar Kepala Kejaksaan.

Sebelumnya, Rusmin Sitompul dituntut 13 tahun enam bulan penjara dan telah menjalani hukuman selama 7 bulan dua hari. “Dengan bantuan Tuhan dan kerja keras kuasa hukum Andy S. Harahap SH., keadilan akhirnya terwujud dan bersikap adil kepada orang yang tidak bersalah,” tambahnya.

Terdakwa didampingi oleh penasihat hukum, Andy Stefanus Harahap SH, Advokad/Pengacara dari kantor Andy S. Harahap SH dan Partners di Jalan Lintas Simangambat, Desa Hasang Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Putusan bebas dikeluarkan berdasarkan surat kuasa khusus yang didaftarkan di kepaniteraan Pengadilan Negeri Padang Sidempuan.

Dalam putusan sidang, Pengadilan Negeri Padang Sidempuan menyatakan:

1. Terdakwa tidak terbukti bersalah dalam dakwaan alternatif kesatu dan dakwaan alternatif kedua.

2. Membebaskan terdakwa dari seluruh dakwaan penuntut umum.

3. Memerintahkan pembebasan terdakwa seketika setelah putusan diucapkan.

4. Memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan kedudukan, harkat, serta martabatnya.

5. Menetapkan barang bukti dikembalikan kepada anak korban Yesa Fatmawati.

6. Membebankan biaya perkara kepada Negara.

Putusan ini diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua Prihatin Stio Raharjo SH. MH., Hakim Anggota Ryki Rahman Sigalingging SH. MH., dan Feryandi SH. MH. serta dihadiri oleh Eva Monica SH. Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, di dampingi oleh penasehat hukumnya Irma Hablun Harahap SH. MH. Panitera Pengganti di Pengadilan Negeri Padang Sidimpuan. (red)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal
Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:56 WIB

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Berita Terbaru