Warga Pesisir Selatan Dikeroyok 15 Orang di Rumahnya, Polisi Selidiki — Korban Diduga Bandar Narkoba

Redaksi

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Kronologi Peristiwa
Seorang pria berinisial Faizul Azmi (36) alias Fandi menjadi korban pengeroyokan oleh sekitar 15 orang di rumahnya di Kampung Sungai Sirah Mudik, Nagari Sungai Sirah Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan, Sumatera Barat pada Sabtu (14/2/2026). Aksi penganiayaan itu berlangsung di dalam dan di depan rumah korban, menurut keterangan saksi.

Luka dan Kondisi Korban
Setelah dikeroyok, korban ditemukan dalam kondisi berlumur darah dengan sejumlah luka, termasuk luka robek di kepala dan retak di kaki. Warga yang menemukan kondisi korban lantas membawa Fandi ke Puskesmas Air Haji untuk mendapatkan perawatan medis.

Laporan Polisi
Istri korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Linggo Sari Baganti pada pukul 16.30 WIB, dengan Laporan Polisi Nomor LP/B/06/II/2026/SPKT-B/POLSEK LINGGO SARI BAGANTI/POLRES PESSEL/POLDA SUMBAR. Polisi kini tengah mengusut kasus pengeroyokan ini dan memeriksa saksi-saksi.

Dugaan Terkait Narkoba
Sebelumnya, polisi sempat menggeledah rumah korban dan menyebut dia sebagai terduga bandar narkoba. Namun hingga kini, penegak hukum belum menetapkan status hukum lengkap apakah kasus pengeroyokan itu terkait langsung dengan tuduhan narkoba atau motif lain.

Tuntutan Keluarga dan Proses Hukum
Istri korban berharap polisi dapat segera menangkap pelaku pengeroyokan, yang hingga kini masih dalam daftar pencarian. Sementara itu, penyidik masih mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, serta menelusuri hubungan antara kasus penganiayaan dan dugaan peredaran narkoba.

 

 

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Sumbar kita.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pasaman Tegas Protes Kafe Remang-Remang yang Beroperasi di Ramadan, Bupati Serahkan Tugas ke OPD
Satpol PP Mengaku Sudah Beri Peringatan, Kafe Remang-Remang Panti–Duo Koto Masih Buka
DPRD Pasaman Angkat Bicara, Warung Remang-Remang Beroperasi di Ramadan Harus Dihentikan
Kafe Remang-Remang di Perbatasan Panti-Duo Koto Beroperasi Tanpa Izin, Masyarakat: Pemerintah dan Aparat Diduga Tutup Mata!
Bersama Anak Yatim dan Masyarakat, DPD Golkar Pasaman Gelar Kegiatan Buka Puasa Perdana
Jalan Provinsi Dua Koto Masih Bermasalah, Warga Minta Perbaikan Serius
PETI di Sinuruik Masih Beroperasi, Publik Menunggu Langkah Nyata Gubernur Sumbar
PETI di Sinuruik: Puluhan Alat Berat Tetap Merajalela, Hukum Tak Berkutik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:02 WIB

DPRD Pasaman Tegas Protes Kafe Remang-Remang yang Beroperasi di Ramadan, Bupati Serahkan Tugas ke OPD

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:44 WIB

Satpol PP Mengaku Sudah Beri Peringatan, Kafe Remang-Remang Panti–Duo Koto Masih Buka

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:26 WIB

DPRD Pasaman Angkat Bicara, Warung Remang-Remang Beroperasi di Ramadan Harus Dihentikan

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:35 WIB

Kafe Remang-Remang di Perbatasan Panti-Duo Koto Beroperasi Tanpa Izin, Masyarakat: Pemerintah dan Aparat Diduga Tutup Mata!

Minggu, 8 Maret 2026 - 00:27 WIB

Bersama Anak Yatim dan Masyarakat, DPD Golkar Pasaman Gelar Kegiatan Buka Puasa Perdana

Berita Terbaru