DPRD Tapsel dan NasDem Dikritik Tajam soal Anggota Vonis Penjara yang Masih Duduk Aktif

Redaksi

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Anggota DPRD Tapsel dari NasDem (Kanan) yang divonis penjara diduga masih aktif duduk di kursi dewan.

i

Keterangan Foto: Anggota DPRD Tapsel dari NasDem (Kanan) yang divonis penjara diduga masih aktif duduk di kursi dewan.

Tapsel, KompasReal. com – Polemik belum diberhentikannya Eddi Sullam Siregar, anggota DPRD Tapanuli Selatan dari Fraksi NasDem yang telah divonis dua tahun penjara dan berstatus inkrah, terus menuai kecaman keras dari berbagai kalangan. Putusan Mahkamah Agung Nomor 1266 K/Pid/2025 yang diketok pada 2 Juli 2025 menguatkan vonis sebelumnya, namun hingga kini belum ada pelaksanaan Pergantian Antar Waktu (PAW) yang menandakan pengabaian mekanisme etik dan hukum. Kamis, 31 Juli 2025.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS), Cand. Dr. Verdinan, S.H., M.H., menilai sikap DPRD dan Partai NasDem sebagai pembangkangan terhadap etika hukum.

“Ini memalukan, bukan hanya bagi DPRD tapi juga bagi Partai NasDem. Mereka seolah pura-pura tidak tahu ada kadernya yang sedang menjalani hukuman dua tahun penjara tapi masih digaji puluhan juta rupiah tiap bulan,” ujarnya tegas.

Verdinan mempertanyakan sikap diam DPD NasDem Tapsel dan pengurus provinsi yang belum memberikan pernyataan publik. Ia menyoroti ketidakhadiran Ketua DPD dan Sekretaris yang juga Ketua Fraksi NasDem, menilai hal ini berpotensi menimbulkan kesan pembiaran sengaja.

Lebih jauh, Verdinan mengingatkan bahwa AD/ART partai mengharuskan kader yang dijatuhi hukuman pidana berat untuk diberhentikan.

“Kalau partai tidak menjalankan aturan internalnya sendiri, lalu apa bedanya dengan ormas liar? Ini persoalan serius. Bukan hanya soal hukum, tapi soal integritas,” tambahnya.

Ia juga mengkritik pembiaran ini bertentangan dengan Inpres No. 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran yang dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto.

“Gaji untuk narapidana dari uang rakyat? Ini mencoreng wibawa pemerintahan,” kecam Verdinan.

Verdinan mendesak publik, media, dan organisasi masyarakat sipil untuk terus mengawal kasus ini.

Ia bahkan mendukung aksi massa jika tidak ada langkah konkret dari DPRD maupun Partai NasDem sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tapsel Gebrak HMI: Jadilah Garda Depan Perubahan Sosial!

“Masyarakat punya hak bertanya, apakah Partai NasDem benar-benar punya komitmen terhadap hukum, atau hanya peduli pada kekuasaan dan kursi?” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, DPD Partai NasDem Kabupaten Tapsel, DPW Sumut, DPRD Tapsel, dan Fraksi NasDem belum memberikan klarifikasi resmi, meski sudah dihubungi sejumlah media.(Armansyah nasution)

 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Hakim Tipikor Vonis Berat Terdakwa Korupsi Migas, Negara Rugi Triliunan Rupiah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:26 WIB

Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB