Emas Ilegal Kembali Berulah di Pasaman, Warga Resah Lingkungan Terancam

Redaksi

- Penulis

Rabu, 11 September 2024 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:  Diduga Aktivitas penambangan emas ilegal di Jorong Perdamaian, Nagari Simpang Tonang Utara, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, kembali marak.

i

Keterangan Foto: Diduga Aktivitas penambangan emas ilegal di Jorong Perdamaian, Nagari Simpang Tonang Utara, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, kembali marak.

Simpang Tonang, KompasReal.com – Diduga Aktivitas penambangan emas ilegal di Jorong Perdamaian, Nagari Simpang Tonang Utara, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, kembali marak. Ironisnya, aktivitas ini kembali berulah meski telah berulang kali dihentikan. Para penambang seperti tak gentar dan terus beroperasi dengan semena-mena, mengabaikan dampak buruk yang ditimbulkan.

“Kami sangat khawatir dengan kondisi ini. Sungai di sekitar lokasi tambang sudah tercemar limbah tambang. Tanah longsor juga mengancam permukiman warga. Keamanan dan kelestarian lingkungan kami terancam,” ungkap Edriadi Lubis, salah seorang warga setempat dengan raut wajah cemas.

Edriadi menambahkan, “Sungguh miris melihat mereka seenaknya mengeksploitasi alam tanpa memikirkan dampaknya. Kami berharap aparat penegak hukum segera bertindak tegas untuk menghentikan aktivitas ilegal ini. Jangan sampai kerusakan lingkungan semakin parah.”

Aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Para penambang beroperasi tanpa izin dan mengabaikan aturan pertambangan yang berlaku. Mereka dengan leluasa mengeksploitasi sumber daya alam dan mencemari lingkungan hidup.

“Pertambangan tanpa izin jelas melanggar hukum. Para pelaku harus ditindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Edriadi

Baca Juga :  DALIH “DEMI KEBAIKAN” BERUJUNG TRAGEDI: Nizam Tewas Mengenaskan, Ayah Ngaku Pisahkan dari Ibu Biar Fokus Belajar
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal
Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:56 WIB

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Berita Terbaru