Kadis Koperasi dan UMKM Sumut Jadi Tersangka, Dugaan Korupsi Dana Perusda Mentawai Rp7,8 Miliar

Redaksi

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara, Naslindo Sirait, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana penyertaan modal Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Kemakmuran Mentawai senilai Rp7,8 miliar. Penetapan tersangka dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai.

Selain Naslindo Sirait, penyidik juga menetapkan satu tersangka lainnya berinisial YD. Keduanya diketahui menjabat sebagai Dewan Pengawas Perusda Kemakmuran Mentawai untuk periode 2017–2020.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana penyertaan modal Perusda Kemakmuran Mentawai pada tahun anggaran 2018 hingga 2019, yang seharusnya digunakan untuk mendukung pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan daerah.

Berdasarkan hasil penyidikan, aparat penegak hukum menemukan adanya indikasi perbuatan melawan hukum yang menyebabkan kerugian keuangan negara mencapai Rp7,8 miliar. Nilai kerugian tersebut menjadi dasar kuat penetapan status tersangka terhadap kedua pejabat pengawas Perusda tersebut.

Penetapan tersangka diumumkan secara resmi pada Jumat (23/1) di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, setelah penyidik merampungkan rangkaian pemeriksaan saksi, pengumpulan alat bukti, serta audit terkait pengelolaan keuangan Perusda.

Kejaksaan menegaskan proses hukum akan terus berlanjut secara profesional dan transparan. Penyidik juga membuka peluang adanya tersangka baru apabila dalam pengembangan perkara ditemukan pihak lain yang turut bertanggung jawab dalam kasus dugaan korupsi tersebut.
KR03

Baca Juga :  Kuasa Hukum Doli Iskandar Lubis S.H Ajukan Praperadilan, Pertanyakan Sahnya Penetapan Tersangka Dugaan Kasus Curas

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Hakim Tipikor Vonis Berat Terdakwa Korupsi Migas, Negara Rugi Triliunan Rupiah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:26 WIB

Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”

Berita Terbaru

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB

Mandailing natal

Kapolres Madina dan Bupati Tinjau Pos PAM II Natal hingga Pantai Kavling

Kamis, 19 Mar 2026 - 19:31 WIB