Ke mana Tahanan Wanita? Terungkap Diduga Dibawa Oknum Polisi ke Hotel

Redaksi

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Kupang – Sebuah kejadian yang mempertanyakan integritas aparat kembali muncul. Pertanyaan “ke mana tahanan wanita?” memicu penyelidikan internal di Polresta Kupang Kota, setelah seorang tahanan perempuan berinisial I ditemukan tidak berada di dalam sel pada saat pengecekan rutin.

Setelah ditelusuri, jejak tahanan tersebut mengarah ke sebuah hotel di Kota Kupang. Dugaan kuat mengarah pada seorang oknum anggota berinisial Bripka MS dari Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti), yang diduga membawa tahanan itu keluar dari ruang tahanan tanpa melalui prosedur dan izin resmi yang semestinya.

Tindakan Bripka MS ini diduga merupakan penyalahgunaan wewenang yang serius, dengan memanfaatkan posisinya yang bertanggung jawab atas perawatan tahanan. Motivasi di balik pembawaan tahanan ke hotel tersebut masih dalam pendalaman, namun mengarah pada dugaan pemberian fasilitas khusus yang melanggar kode etik.

Menanggapi temuan ini, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) segera turun tangan. Bripka MS telah diamankan dan ditempatkan di tempat khusus (Patsus) untuk menjalani proses pemeriksaan intensif guna mengungkap kronologi dan motif sebenarnya.

Oknum tersebut terancam menghadapi sanksi berat dari sidang kode etik, mulai dari penurunan pangkat hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Propam juga menyelidiki kemungkinan adanya unsur pidana dalam tindakannya yang dapat berujung pada proses hukum.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dan belum memberikan pernyataan resmi yang rinci. Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan internal yang ketat dan uji integritas bagi aparat penegak hukum yang memegang kewenangan penuh atas seseorang yang ditahan.

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: Berita,militer,alutsista

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Hakim Tipikor Vonis Berat Terdakwa Korupsi Migas, Negara Rugi Triliunan Rupiah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:26 WIB

Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB