KompasReal.id, Kejaksaan Agung (Kejagung) menggebrak Direktorat Jenderal Pajak dengan operasi senyap yang membongkar dugaan korupsi pajak yang telah berlangsung bertahun-tahun. Rumah-rumah pejabat pajak digeledah, dokumen-dokumen disita, dan aset-aset mewah yang tak masuk akal untuk ukuran gaji pegawai negeri diangkut sebagai bagian dari penyidikan.
Dugaaan korupsi pajak ini melibatkan sejumlah pejabat pajak dan bos besar perusahaan nasional. Bahkan, mantan Dirjen Pajak dan seorang bos besar perusahaan nasional dicegah keluar negeri agar tidak bisa melarikan diri dari proses hukum. Kejagung juga menelusuri dugaan aliran dana yang nilainya disebut mencapai ratusan miliar rupiah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memasuki panggung dengan tekad untuk merombak mesin negara dan membersihkan korupsi di sektor perpajakan. “Ini bukan teori, bukan wacana, ini aksi nyata di era Presiden Prabowo: bersih-bersih tanpa kompromi,” kata sumber yang dekat dengan pemerintah.
Operasi besar ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak main-main dalam memberantas korupsi di sektor perpajakan. Para oknum yang merusak negara akan disikat satu per satu. Era ketegasan dimulai, dan negara tidak akan membiarkan korupsi terus berlanjut.
Dengan operasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga penegak hukum. Korupsi di sektor perpajakan harus diberantas habis-habisan, dan negara harus mendapatkan hak-haknya yang telah dirampas oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Kejagung













